Selasa, 03 Mei 2011

CERITA ADALAH FAKTOR PENTING

Setelah kita melihat film atau sinetron, lalu kita berkomentar. Komentar kita macam-macam. Komentar yang sering kita dengar antara lain: Filmnya bagus. Filmnya jelek. Ceritanya bagus. Filmnya seru. Aktornya ganteng. ARtisnya ganteng. Apa pun komentar yang terlontar, sebuah film tidak bisa lepas dari unsur yang satu ini: cerita. Cerita film dalam bentuk naskah. Naskah film ditulis oleh seorang penulis. Kalau sebuah film tidak bisa lepas dari cerita, maka bagus atau tidaknya sebuah film juga tidak bisa lepas dari penulis cerita naskah film tersebut.

Kalau ingin menjadi penulis cerita film yang baik, kita mesti punya wawasan yang luas. Selain itu, kita juga mesti tahu istilah-istilah yang ada di dalam dunia perfilman. Tentang istilah teknis-filmis, memang tidak mutlak. Ada sutradara --bahkan-- kurang suka pada penulis yang kelihatannya sok pinter karena banyaknya istilah film dalam naskahnya. Namun  tetap saja kita mesti tahu. Jangan sampai kita tidak tahu istilah close up dalam dunia film lalu menyamakannya dengan merk pasta gigi.

Cerita yang bagus akan mempengaruhi mutu sebuah film. Cerita yang bagus, bermutu, menarik, memikat, akan membuat penonton puas. Cerita bagus  ditulis oleh penulis yang bagus pula. Anda bisa menjadi penulis hebat dengan mempelajari sejak awal. Penulis skenario film yang hebat menjadikan filmnya bermutu dan bisa mengangkat nama negeri ini ke dunia internasional memalui budaya dalam bentuk film.

0 komentar:

Poskan Komentar